BATU BARA | BATUBARAPOS.com, Semangat membangun ekonomi kreatif di daerah terus digaungkan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional(Gekrafs) Kabupaten Batu Bara melalui kegiatan CreativeTalks bertema “Masa Depan Ekonomi Kreatif: Antara Potensi dan Ancaman” yang digelar di KrejiPubs Coffee and Creative Space, Kota Indrapura Sabtu (10/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bertemunya pelaku ekonomi kreatif, komunitas, dan generasi muda untuk berdiskusi, bertukar ide, hingga membangun kolaborasi demi mendorong lahirnya ekosistem kreatif yang lebih kuat di Kabupaten Batu Bara.
Ketua Gekrafs Batu Bara, Nazli Aulia, mengatakan bahwa Gekrafs hadir bukan sekadar organisasi, melainkan rumah bersama bagi para pelaku ekonomi kreatif di daerah.
“Kedepannya, kami berharap Gekrafs akan menjadi rumah bagi para pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Batu Bara,” ujarnya.
Menurut Nazli, Gekrafs Batu Bara juga tengah menyiapkan langkah nyata melalui pembentukan Creative Hub sebagai ruang tumbuh, belajar, dan berkembang bagi pelaku ekonomi kreatif lokal.
“Kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mampu melahirkan karya dan inovasi dari anak-anak muda Batu Bara,” tambahnya.
Hadir sebagai pembicara utama, Amsal Sitepu memberikan motivasi kepada para peserta agar tidak takut berinovasi dan terus berani berkarya di tengah tantangan zaman yang terus berubah.
Ia menegaskan bahwa ekonomi kreatif membutuhkan ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan agar mampu berkembang secara maksimal.
“Kehadiran Gekrafs diharapkan mampu menjadi ekosistem yang mendukung dan mengembangkan 17 subsektor industri kreatif,” ungkapnya.
Amsal juga menyampaikan pesan yang langsung mendapat respons antusias dari peserta kegiatan.
“Karena kreativitas itu bukan sebuah kejahatan,” tegasnya.
Dukungan terhadap langkah Gekrafs Batu Bara turut datang dari Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Rifky Hafsah, yang menyampaikan apresiasi melalui sambungan telepon.

Ia menilai inisiatif yang dilakukan Gekrafs Batu Bara menjadi langkah positif dalam membangkitkan potensi ekonomi kreatif daerah. Berbagai masukan dari pelaku ekonomi kreatif, menurutnya, juga akan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti ke depan.
Dengan potensi pelaku ekonomi kreatif Indonesia yang mencapai sekitar 27,40 juta orang, Gekrafs Batu Bara diharapkan mampu menjadi penggerak lahirnya peluang-peluang baru di sektor kreatif daerah.
Melalui CreativeTalks ini, Gekrafs Batu Bara mempertegas komitmennya untuk menghadirkan ruang kolaborasi, inovasi, dan keberanian berkarya demi membangun masa depan ekonomi kreatif yang lebih maju dan berdaya saing. (Red)

