Aulia Hamdi Dwi Syahroni Terpilih Sebagai Ketua Umum IKPM Sumut Yogyakarta 2025–2026: Langkah Baru Anak Rantau Menjawab Panggilan Tanah Leluhur

Date:

BATUBARAPOS.com, YOGYAKARTA | Di tengah malam yang sarat semangat dan ketegangan Musyawarah Luar Biasa (Muslub) IKPM Sumatera Utara Yogyakarta, satu nama akhirnya mengemuka dengan suara bulat: Aulia Hamdi Dwi Syahroni, mahasiswa magister Hukum Tata Negara UIN Sunan Kalijaga, resmi terpilih sebagai Ketua Umum IKPM SUMUT Yogyakarta periode 2025–2026.

Tak sekadar pemilihan, Muslub yang digelar pada 25–26 Juli 2025 di Kantor HMI UII Surowajan itu menjadi saksi sejarah, ketika semangat persatuan anak-anak rantau Sumatera Utara berpadu dalam satu cita: membesarkan kembali nama kampung halaman lewat pergerakan intelektual, budaya, dan solidaritas.

Aulia — putra asli Desa Perlanaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun — bukan nama asing di tengah kalangan aktivis mahasiswa Sumatera Utara. Pria yang akrab disapa Aul ini telah lama dikenal sebagai kader tangguh, pemimpin yang tumbuh bukan karena ambisi, tapi karena pengabdian.

Ia bukan hanya mahasiswa, tapi juga pejuang organisasi yang telah melalui jalan panjang:

  • Pendiri Keluarga Mahasiswa Perlanaan (KM Perlanaan)
  • Ketua Pramuka UIN Sumatera Utara (2019–2021)
  • Pengurus IKAMAN (Ikatan Alumni MAN Batu Bara) (2021–2022)
  • Pengurus Forum Mahasiswa Sumatera Utara (FORMASU) (2023–2025)
  • Pengurus IKPM Sumut Yogyakarta (2022–2024)
  • Pengurus dan pengkader HMI Cabang Yogyakarta (2024–2025)

Dengan rekam jejak tersebut, tidak berlebihan bila kepercayaan akhirnya jatuh ke pundaknya. Dalam pidato kemenangannya, Aul tidak hanya menyampaikan visi misi, tapi membakar semangat forum dengan satu gagasan utama: asabiyyah — semangat kolektif yang diwariskan oleh Ibn Khaldun, filsuf besar dunia Islam.

“IKPM SUMUT Yogyakarta harus menjadi organisasi yang berdaya dan berbudaya, dengan fondasi asabiyyah — semangat persaudaraan yang tak bisa dibeli, tak bisa ditawar,” ujar Aulia dengan suara bergetar namun penuh keyakinan.

Bukan sekadar retorika, langkah Aulia juga diperkuat dukungan konkret dari berbagai organisasi daerah yang tergabung dalam keluarga besar pelajar dan mahasiswa Sumatera Utara di Yogyakarta, antara lain:

  • IMSY (Ikatan Mahasiswa Simalungun Yogyakarta)
  • HIMALABUSEL-YK (Himpunan Mahasiswa Labuhanbatu Selatan Yogyakarta)
  • IKAMBARA-YK (Ikatan Mahasiswa Batubara Yogyakarta)
  • IKPMPALAS-YK (Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Padang Lawas Yogyakarta)
  • IMAPALUTA-YK (Ikatan Mahasiswa Padang Lawas Utara Yogyakarta)
  • IKPM MADINA-YK (Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Mandailing Natal Yogyakarta)

Aulia menyebut dukungan ini sebagai amanah, sekaligus tantangan untuk membuktikan bahwa anak-anak rantau bukan sekadar menuntut ilmu — tetapi juga menjaga martabat kampung halaman dengan gagasan dan tindakan.

“Mudah-mudahan ini menjadi awal pergerakan di tanah rantau untuk mengharumkan kampung halaman,”ujarnya, menutup pidato dengan mata yang tampak berkilat – bukan karena cahaya, tapi karena rasa haru.

Kini, harapan itu berpulang pada Aulia Hamdi Dwi Syahroni. Di tengah akar mangrove perjuangan di tanah rantau, ia berdiri sebagai simbol bahwa dari desa kecil di Simalungun, bisa lahir pemimpin besar yang membawa nama Sumatera Utara bersinar di Yogyakarta.

Penulis: Putri Dwi Kusuma

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IKPM Madina Yogyakarta Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Banjir di Mandailing Natal

YOGYAKARTA | BATUBARAPOS, Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Mandailing...

Bupati Batu Bara dan Dirut PT Inalum Kunjungi Yayasan Rumah Belajar Inklusi Smart Kids

BATU BARA | BATUBARAPOS, – Sebagai wujud perhatian pemerintah...

PB IMABARA Apresiasi Langkah Cepat Bupati Baharuddin Siagian Selamatkan Mahasiswa Batu Bara yang Terisolasi di Aceh

BATU BARA | BATUBARAPOS, Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Batu...