BATUBARAPOS.com, BATU BARA – Aspirasi masyarakat Desa Ujung Kubu, Kecamatan Nibung Hangus, akhirnya mendapat respons resmi dari DPRD Kabupaten Batu Bara. Melalui aksi unjuk rasa damai yang digelar pada Senin (28/04), warga menyuarakan keprihatinan mereka terhadap kondisi jalan desa yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki.
Aksi tersebut diterima langsung oleh Anggota DPRD Batu Bara dari Fraksi Gerindra, Muhammad Ridwan. Di hadapan massa aksi, Ridwan menyampaikan bahwa perbaikan jalan Desa Ujung Kubu telah menjadi perhatian pemerintah sejak lama, bahkan sebelum pelantikan Bupati dan DPRD periode saat ini.

“Keluhan ini bukan hal baru bagi kami. Sejak akhir 2024, jalan Ujung Kubu sudah masuk dalam prioritas pembahasan. Setelah kami resmi dilantik, aspirasi ini kembali kami serap melalui kegiatan reses pada Februari 2025,” ujar Ridwan.
Dalam reses tersebut, Ridwan bersama tim telah turun langsung ke lapangan dan meninjau kondisi jalan sepanjang 2,7 kilometer yang menjadi keluhan utama warga. Ia menegaskan bahwa komunikasi intensif antara DPRD dan Pemkab Batu Bara telah menghasilkan keputusan bahwa jalan tersebut akan mulai diperbaiki pada tahun anggaran 2025.
“Perencanaannya sudah berjalan dan anggarannya telah disiapkan. Kami minta masyarakat bersabar, karena pembangunan infrastruktur memerlukan proses mulai dari perencanaan teknis hingga pelaksanaan,” tambahnya.
Ridwan juga menegaskan komitmen DPRD dalam mendukung penuh rencana pembangunan yang telah disusun oleh Pemerintah Kabupaten. Ia meyakinkan bahwa paling lambat akhir tahun 2025, jalan tersebut sudah dalam kondisi layak dan dapat dimanfaatkan kembali secara optimal oleh masyarakat.
“Kami memahami keresahan dan kelelahan warga. Tapi kami pastikan, jalan ini tidak akan lewat dari tahun 2025 untuk diperbaiki. Ini adalah bentuk nyata komitmen DPRD bersama pemerintah daerah dalam memperjuangkan hak masyarakat,” tutup Ridwan.
Latar Belakang Aksi
Kerusakan jalan di Desa Ujung Kubu sudah berlangsung bertahun-tahun dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Jalan yang berlubang dan berlumpur saat hujan, serta berdebu saat kemarau, telah menghambat mobilitas warga, khususnya dalam kegiatan ekonomi dan pendidikan.
Beberapa warga bahkan dilaporkan mengalami kecelakaan akibat jalan yang licin dan tidak rata. Kondisi ini mendorong masyarakat untuk menyampaikan aspirasi melalui aksi damai sebagai bentuk kepedulian dan dorongan percepatan perbaikan dari pemerintah.
Dengan adanya kepastian dari DPRD dan dukungan Pemkab Batu Bara, masyarakat Desa Ujung Kubu kini menaruh harapan besar agar janji pembangunan ini segera terealisasi, demi akses transportasi yang lebih baik dan peningkatan kualitas hidup mereka. (Red)

