YOGYAKARTA |BATUBARAPOS.com, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Yogyakarta sukses menggelar Syawalan Nasional Keluarga Besar HMI MPO pada Minggu (12/4/2026) di Auditorium Yayasan Badan Wakaf UII. Kegiatan ini mengusung tema “Merawat Persaudaraan, Mengukuhkan Gagasan: Dialektika Lintas Generasi untuk Indonesia Beradab.”

Agenda tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum intelektual yang mempertemukan kader aktif dan alumni dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momentum Syawal dimanfaatkan sebagai ruang lintas generasi untuk berbagi pengalaman, memperkuat gagasan, serta meneguhkan arah perjuangan organisasi.
Kegiatan ini turut dihadiri tokoh nasional, Anies Rasyid Baswedan, yang menekankan pentingnya menjaga tradisi intelektual di kalangan mahasiswa serta peran generasi muda dalam menjawab tantangan kebangsaan.
Diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan semangat dialektika khas HMI. Para peserta tidak hanya merawat nostalgia organisasi, tetapi juga membangun kesadaran kolektif guna menjaga kesinambungan perjuangan lintas generasi.
Ketua Umum HMI MPO Cabang Yogyakarta, Kurniawan Nur Razaq, menegaskan bahwa Syawalan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis dalam penguatan gerakan.
“Syawalan Keluarga Besar HMI MPO adalah momentum penting bagi kami sebagai tuan rumah. Bersama tokoh bangsa, kami tidak hanya merawat persaudaraan lintas generasi, tetapi juga meneguhkan basis perjuangan yang berangkat dari gagasan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur dalam menopang penguatan gagasan. Dalam kesempatan tersebut, HMI MPO Cabang Yogyakarta secara resmi meluncurkan rencana pembangunan Graha Ulul Albab.
“Kami ingin mengakhiri era sekretariat yang tidak layak dan masih mengontrak. Graha Ulul Albab kami proyeksikan sebagai pusat riset dan pemberdayaan masyarakat—sebuah infrastruktur yang memastikan lahirnya generasi Ulul Albab yang progresif tanpa terhambat keterbatasan fasilitas,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, HMI MPO Cabang Yogyakarta diharapkan mampu menjaga relevansi gerakan sekaligus memperkuat fondasi organisasi. Pembangunan Graha Ulul Albab pun menjadi langkah strategis untuk mendorong pengembangan intelektual dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta bangsa.
Penulis : Putri Dwi Kusuma

