HMI Cabang Yogyakarta Gelar Senior Course ke-100, Perkuat Peran Pengader dalam Menjawab Ketimpangan Sosial

Date:

YOGYAKARTA | BATUBARAPOS.com,- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta sukses menyelenggarakan Senior Course (SC) ke-100 yang berlangsung pada 20–25 Mei 2026 di Pondok Pemuda Pesanggrahan Ambarbinangun, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan yang diinisiasi Korps Pengader Cabang (KPC) HMI Cabang Yogyakarta dan dituanrumahi HMI Korkom Universitas Islam Indonesia (UII) tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas pengader sebagai garda terdepan kaderisasi dan perjuangan organisasi.

Mengangkat tema “Citra Diri Pengader: Manifestasi Khittah Perjuangan sebagai Instrumen Perlawanan Kaum Mustadhafin Menuju Ekonomi Berkeadilan”, Senior Course ke-100 berupaya meneguhkan kembali peran pengader sebagai aktor strategis dalam membangun kesadaran kritis kader terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Ketua Korps Pengader HMI Cabang Yogyakarta, M. Rishad Abdilla Amesa, menegaskan bahwa menjadi pengader berarti memikul tanggung jawab besar terhadap keberlangsungan perkaderan dan perjuangan organisasi.

“Menjadi seorang pengader penuh dengan segala tanggung jawab. Bertanggung jawab atas diri sendiri, perkaderan dan perjuangan HMI, serta institusi organisasi. Maka dari itu, menjadi seorang pengader harus mampu berkomitmen atas tanggung jawab yang diemban,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan kaderisasi saat ini bukan hanya menghasilkan kader yang memahami teori dan konsep organisasi, tetapi juga mampu membangun kepekaan sosial terhadap berbagai bentuk ketidakadilan yang masih terjadi di tengah masyarakat.

Selama enam hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi strategis yang membahas pengaderan, kepemimpinan, analisis sosial, ekonomi politik, hingga penguatan Khittah Perjuangan HMI sebagai pedoman gerakan organisasi.

Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta, Kurniawan Nur Razaq, menyebut Senior Course ke-100 sebagai tonggak penting dalam perjalanan perkaderan HMI di Yogyakarta.

“Senior Course ke-100 menjadi titik penting untuk memperkuat kualitas pengader HMI sebagai penjaga nilai dan penggerak perkaderan. Dari forum ini, kami berharap lahir pengader yang memiliki kedalaman intelektual, spiritual, dan kemampuan kaderisasi yang kuat. Sebab masa depan HMI, khususnya HMI Cabang Yogyakarta, ditentukan oleh kualitas pengader yang mampu melahirkan kader-kader terbaik umat dan bangsa,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kaderisasi harus mampu melahirkan kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki keberpihakan terhadap masyarakat yang mengalami ketimpangan dan ketidakadilan sosial.

Melalui penyelenggaraan Senior Course ke-100, HMI Cabang Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus menjaga tradisi kaderisasi sebagai instrumen pembentukan pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan keislaman dan keindonesiaan, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan umat dan bangsa.

Penulis : Putri Dwi Kusuma

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Bupati Batu Bara Hadiri Pelantikan PC JMSI Batu Bara Periode 2026 – 2031

BATU BARA | BATUBARAPOS.com, - Bupati Batu Bara Dr....

Bupati Batu Bara Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih

BATU BARA | BATUBARAPOS.com, -  Dalam rangka memperingati Hari...

Bupati Batu Bara Buktikan Komitmen Tata Kelola Pemerintahan, Pemkab Raih Opini WTP dari BPK RI

MEDAN | BATUBARAPOS.com,  Di bawah kepemimpinan Bupati Batu Bara...