BATU BARA | BATUBARAPOS.com, – Jumlah orang dengan HIV (ODHIV) yang tercatat di Kabupaten Batu Bara menurun dari 137 kasus pada April 2026 menjadi 124 kasus hingga Juli 2026. Penurunan tersebut terjadi karena dua penderita meninggal dunia dan 11 lainnya berpindah domisili ke luar Kabupaten Batu Bara.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan danPengendalian Penyakit (P2P) Dinas KesehatanKabupaten Batu Bara, Budi Junarman Sinaga, Rabu (22/7/2026).
“Jumlah kasus yang tercatat menurun dari 137 kasus pada April 2026 menjadi 124 kasus per Juli 2026. Penurunan ini disebabkan dua penderita meninggal dunia dan 11 orang lainnya berpindah domisili ke luarKabupaten Batu Bara,” ujar Junarman. Dilansir dari Beritaindonesianews.id
Ia menegaskan, Dinas Kesehatan tidak dapatmengungkap identitas para penderita yang meninggal maupun yang pindah domisili karena merupakan bagian dari data kesehatan yang bersifatrahasia.
Junarman menjelaskan, Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang danmerusak sistem kekebalan tubuh, terutama sel-sel yang berperan melindungi tubuh dari berbagai penyakit.
Menurutnya, HIV ditularkan melalui kontak dengancairan tubuh yang terinfeksi, seperti darah, sperma, cairan vagina, cairan anus, dan air susu ibu (ASI). Sebaliknya, HIV tidak menular melalui udara, air, keringat, air mata, air liur, gigitan nyamuk, maupun sentuhan fisik sehari-hari.
Ia menambahkan, hingga saat ini HIV belum dapatdisembuhkan. Namun, terapi antiretroviral (ARV) mampu menekan perkembangan virus sehingga meningkatkan kualitas hidup serta harapan hidup orang dengan HIV.
Karena itu, Junarman mengimbau masyarakat untukmeningkatkan kesadaran terhadap pencegahan HIVmelalui penerapan perilaku hidup sehat, melakukan pemeriksaan sejak dini bagi yang berisiko, sertatidak memberikan stigma maupun diskriminasi terhadap orang dengan HIV.

