YOGYAKARTA | BATUBARAPOS, Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HIMTI) Yogyakarta merayakan Hari Ulang Tahun ke-3 sejak berdirinya pada 21 Desember 2021. Momen istimewa ini menjadi ajang refleksi perjalanan organisasi yang dibangun dari nol oleh mahasiswa rantau yang ingin menciptakan ruang tumbuh, berjejaring, dan saling mendukung satu sama lain.
Perayaan tahun ini mengusung tema “Merawat Kebersamaan dalam Perjalanan Perantauan.” Acara dihadiri para pendiri, dewan penasehat, ketua umum lintas generasi, demisioner, serta mahasiswa dari berbagai daerah yang telah menjadi bagian dari keluarga besar HIMTI Yogyakarta.
Dalam suasana penuh kehangatan, acara dimeriahkan oleh berbagai kegiatan seperti sesi kebersamaan, permainan kelompok, berbagi cerita perjalanan organisasi, hingga pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas tiga tahun perjalanan HIMTI Yogyakarta.
Ketua Umum HIMTI Yogyakarta, Hazmi Fakhrul Alim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa HIMTI lahir dari keberanian untuk memulai sesuatu yang baru di tanah rantau, meskipun saat itu belum saling mengenal.
“Tiga tahun lalu, di hari pertama HIMTI dibentuk, kita tidak mengenal satu sama lain. Namun kita memilih untuk bergabung dan berjalan bersama hingga hari ini. Keragaman latar belakang dan pengalaman justru menjadi kekuatan yang menyatukan kita sebagai satu keluarga.”
Hazmi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh demisioner yang telah memberikan tenaga dan dedikasi dalam membangun pondasi HIMTI.
“Terima kasih kepada para demisioner yang telah bekerja keras mengembangkan HIMTI. Tanpa kontribusi kalian, kita tidak akan sampai pada titik ini.”
Tak lupa, ia memberikan penghargaan kepada seluruh panitia yang telah menyukseskan acara tahun ini.
“Keberhasilan acara ini adalah bukti kuatnya kerja sama dan semangat kebersamaan keluarga besar HIMTI.”
Sambutan hangat juga diberikan kepada mahasiswa baru yang kini resmi menjadi bagian dari HIMTI Yogyakarta.
“Selamat datang di keluarga besar HIMTI. Perjalanan ini panjang, penuh tantangan, tapi juga penuh kesempatan. Mari tumbuh bersama dan menjadikan keragaman sebagai kekuatan kita.”
Acara ditutup dengan harapan bahwa HIMTI Yogyakarta akan terus menjadi wadah pengembangan diri, tempat pulang bagi mahasiswa rantau, dan ruang yang merawat kebersamaan tanpa batas.
Time flies so fast.
Esa Hilang Dua Terbilang

