Korban Ustad AHA Angkat Suara Usai Ayahnya Dilaporkan: “Saya yang Alami, Saya Siap Pertanggungjawabkan di Pengadilan”

Date:

BATUBARAPOS.com, BATU BARA | Kasus dugaan pelecehan seksual oleh Ustad AHA ( Abu Hasan Al – Asy’ari ) yang selama ini menghebohkan publik kini menghadirkan babak baru yang penuh kontroversi. Tidak hanya kasus pelecehan yang menjadi sorotan, kini pelaku justru melaporkan ayah dari korban ke Polda Sumatera Utara dengan tuduhan pencemaran nama baik. Sumber, serlokmedan.com. Rabu (14/05/2025)

Namun, di tengah pusaran peristiwa ini, korban justru berani angkat bicara secara langsung lewat sebuah video singkat berdurasi 59 detik yang kini viral di berbagai platform media sosial dan menjadi bahan perbincangan hangat. Dalam video tersebut, korban dengan suara bergetar menyampaikan permohonan keadilan yang tulus, sekaligus membela ayahnya yang kini sedang berhadapan dengan proses hukum.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya selaku korban pelecehan seksual dari Ustad AHA Abu Hasan Alsari, di sini memohon keadilan seadil-adilnya kepada berbagai pihak, khususnya Bapak Kapolda Sumatera Utara,” ungkapnya dengan nada penuh harap. Kamis (15/05/2025)

Dengan suara yang terisak dan penuh luka, korban menegaskan bahwa tuduhan fitnah dan hoaks yang dialamatkan kepada ayahnya adalah hal yang sangat tidak benar. Ia bahkan berani menyatakan kesiapan untuk mempertanggungjawabkan seluruh pernyataan ayahnya di pengadilan.

“Apa yang dikatakan ayah saya di media, itulah yang benar-benar terjadi. Saya siap mempertanggungjawabkan hal ini di persidangan nanti,” lanjut korban dengan mata berkaca-kaca.

Video penuh emosi ini memperlihatkan keberanian luar biasa dari seorang korban yang merasa semakin terpojok oleh proses hukum yang berjalan. Ia kembali menegaskan bahwa dirinya adalah korban sesungguhnya, yang mengalami langsung perlakuan bejat dari sang ustad.

“Saya adalah korban. Saya yang mengalami kebejatan ustad tersebut. Saya mohon keadilan. Mohon kepada seluruh pihak, bantu saya,” tutupnya sambil menahan tangis yang pecah.

Pernyataan yang begitu menyayat hati ini kembali membuka luka lama tentang bagaimana suara korban seringkali dibungkam oleh proses hukum yang membingungkan dan berbalik arah. Kini, masyarakat dan publik menanti dengan harap-harap cemas sikap tegas dari aparat penegak hukum—bukan hanya melihat dari sisi laporan baru, tapi juga mendengar jeritan korban yang sungguh-sungguh memohon perlindungan dan keadilan.

Redaksi Batubarapos akan terus memantau perkembangan kasus ini secara seksama dan menghadirkan informasi yang akurat, kredibel, dan berpihak pada kebenaran. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Bupati Baharuddin Pimpin Aksi Tanam Pohon dan Bersih Area Pantai Wisata Alam Pantai Datuk pada HPSN 2026

BATU BARA | BATUBARAPOS, - Dalam rangka memperingati Hari...

HMI Cabang Kisaran–Asahan Semarakkan Dies Natalis ke-79 dengan Nuansa Islami dan Santunan 79 Anak Yatim

KISARAN | BATUBARAPOS, - Memasuki usia ke-79 tahun, Himpunan...

INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah

JAKARTA | BATUBARAPOS,- PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) secara...

Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miler

JAKARTA | BATUBARAPOS,- BPI Danantara Indonesia (“Danantara Indonesia”) hari...