TAPTENG | BATUBARAPOS,- Personel TNI Angkatan Darat kembali melakukan pembersihan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 152983 Hutanabolon I, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan ini dilakukan ketika banjir susulan terjadi, akibat curah hujan tinggi yang kembali menggenangi lingkungan sekolah.
Berdasarkan siaran pers sumber dari Kompas.com yang diterima, pembersihan difokuskan pada pengangkatan lumpur dan sisa material banjir yang masuk ke ruang kelas, serta pembersihan akses masuk dan halaman sekolah agar kembali aman dan layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, Senin (23/2/2026), mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Kodim 0211/Tapanuli Tengah bersama prajurit Yon TP 905/TS dan pihak sekolah. Dengan menggunakan peralatan manual seperti sekop, cangkul, dan angkong, proses pembersihan dilakukan hingga seluruh area terlihat bersih.
“Kondisi sekolah kini kembali normal dan siap digunakan oleh siswa serta tenaga pendidik. Upaya ini dilakukan untuk memastikan proses belajar mengajar tidak terganggu lebih lama akibat dampak banjir,” ujarnya. Dikutip dari kompas.com
Ia menegaskan, TNI akan terus hadir membantu percepatan pemulihan fasilitas umum, khususnya sarana pendidikan, agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali berjalan normal.
“Kehadiran prajurit di lapangan diharapkan memberi manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dampak bencana,” katanya.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah pada Senin (16/2/2026) kembali mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah.
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, mengatakan hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur hampir seluruh kecamatan sejak siang hingga sore hari memicu kenaikan debit air sungai di sejumlah wilayah, bahkan menyebabkan tanggul jebol dan permukiman warga kembali terendam.
Sejumlah daerah yang terdampak banjir di antaranya Hutanabolon, Tukka, Kelurahan Bonalumban, Sibabangun, Lumut, dan Pinangsori. Banjir juga berdampak ke Dusun I Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, serta merusak akses jalan di Aek Tolang, Pandan yang sebelumnya telah dibersihkan pascabanjir. (Red)

