BATUBARAPOS.com, KUDUS | Akhir pekan ini menjadi panggung emas bagi talenta muda sepak bola putri Indonesia. Turnamen Hydroplus Piala Pertiwi All Stars 2025 yang digelar di Kudus, Jawa Tengah, menyuguhkan pertandingan-pertandingan seru dan menghibur. Namun, dari seluruh sorotan, satu nama kecil mencuri perhatian besar: Fadilla, striker cilik dari Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara.
Siapa sangka, gadis berusia 12 tahun ini mampu menebar teror di lini pertahanan lawan. Berpostur mungil, namun berkecepatan tinggi dan memiliki insting mencetak gol yang luar biasa. Fadilla tampil impresif bersama tim Sumut All Stars, dan menjadi aktor utama di balik keberhasilan timnya menembus babak semifinal turnamen ini.
Fadilla bukan hanya sekadar pemain muda biasa. Ia punya kontrol bola yang tenang, keberanian dalam duel satu lawan satu, dan kelihaian yang membuat penonton melongo. Beberapa kali ia berhasil mempermalukan bek-bek lawan dengan gocekan maut khasnya.
Yang lebih mencengangkan, Fadilla sudah mengoleksi sembilan gol di turnamen ini. Torehan itu membuatnya kini berada di puncak daftar pencetak gol terbanyak sementara di ajang Piala Pertiwi All Stars 2025 — mengalahkan pemain-pemain yang lebih senior.
“Fadilla ini permata dari Batubara. Masih 12 tahun, tapi punya naluri mencetak gol seperti striker profesional,” ujar salah satu pelatih dari tim lawan yang takjub melihat aksinya.
Keberadaan Fadilla di turnamen ini seperti tamparan manis bagi dunia sepak bola Indonesia yang sering kali melupakan potensi daerah. Kabupaten Batubara kini patut berbangga — dari tanah kecil di pesisir Sumatra, lahirlah bintang masa depan sepak bola putri nasional.
Langkah Fadilla belum selesai. Ia masih akan bertarung di semifinal, dan siapa tahu, bahkan membawa Sumut All Stars ke partai puncak. Tapi satu hal yang pasti: Indonesia punya bintang baru. Namanya Fadilla. Ia datang dari Batubara. Dan ia belum selesai membuat kejutan. (Red)

