BATU BARA | BATUBARAPOS,- Ketua Harian SMSI Batu Bara, Gusti Sinaga, menyoroti kondisi perusahaan pers yang dinilai mulai tergerus di tengah dinamika industri media saat ini. Ia menegaskan pentingnya langkah konkret untuk menjaga eksistensi perusahaan pers, khususnya di daerah.

“Perusahaan pers saat ini mulai tergerus. Kita perlu langkah konkret dengan merapatkan barisan agar tetap eksis sebagai pemilik perusahaan pers,” tegasnya dalam pembahasan internal usai selesai kegiatan sosial, Senin (Ramadhan 2026).
Menurut Gusti, tantangan media siber semakin kompleks, mulai dari ketatnya persaingan informasi hingga perubahan pola konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antaranggota SMSI menjadi kunci agar tetap bertahan dan berkembang.
Pembahasan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Batu Bara. Selain refleksi internal, kegiatan juga diisi dengan aksi sosial berupa santunan kepada anak yatim dan pembagian takjil kepada masyarakat.
Ketua SMSI Batu Bara, Alpian, S.Sos., M.H.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap lingkungan sosial. Ia menegaskan bahwa media tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga harus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan, khususnya kepada anak yatim dan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.
Puluhan anak yatim menerima santunan dalam kegiatan tersebut. Selain itu, ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran SMSI Batu Bara dinilai memberikan manfaat, terutama bagi warga yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.
Dengan semangat kebersamaan, SMSI Batu Bara berharap kegiatan sosial ini dapat terus berlanjut. Momentum HUT ke-9 ini juga diharapkan mampu memperkuat peran media siber yang profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar, dengan tetap menjunjung tinggi kode etik pers serta mematuhi regulasi yang berlaku. (Red)

