BATUBARAPOS.com, BATU BARA | Harapan yang selama ini hanya menjadi angan-angan, kini mulai menjelma menjadi kenyataan. Jalan penghubung strategis antara Sei Balai dan Ujung Kubu yang selama bertahun-tahun dibiarkan rusak parah, akhirnya mendapatkan perhatian nyata. Pemerintah Kabupaten Batubara resmi memulai proyek pembangunan jalan tersebut dengan nilai kontrak mencapai Rp3.866.458.340,00.

Perjuangan panjang anggota DPRD Kabupaten Batubara, khususnya dari daerah pemilihan Nibung Hangus – Tanjung Tiram, tak sia-sia. Sejak awal masa jabatan Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian pada Februari 2025, isu kerusakan jalan ini terus disuarakan hingga akhirnya masuk ke meja eksekusi.
“Saat ini dalam proses pemesanan material dan penyiapan administrasi teknis. Fisik proyek akan segera dimulai setelah semua rampung,” ujar Faisal, Plt. Kepala Bidang Pekerjaan Umum Dinas PUPR Batubara, Selasa (2/7/2025). Ia juga menegaskan, proyek ini menjadi salah satu prioritas utama Pemkab karena besarnya kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang layak.
Sorotan publik terhadap kondisi jalan ini memang bukan tanpa alasan. Selain menjadi jalur vital antar kecamatan, kerusakan jalan kerap menjadi penyebab terganggunya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Salah satu tokoh pemuda dari Kecamatan Nibung Hangus, Gustira Sayuti, tak bisa menyembunyikan rasa haru dan bangganya. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati Baharuddin dan para anggota DPRD yang telah berjuang tanpa lelah.
“Kami melihat sendiri bagaimana para wakil rakyat berkoordinasi dengan Bupati sejak sebelum pelantikan. Hari ini, jalan yang dulu kami lewati dengan penuh perjuangan, akhirnya mulai dibangun. Terima kasih atas perhatian dan kepeduliannya,” ucap Gustira penuh semangat.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan, apalagi yang bernuansa SARA. “Lebih baik kita bersatu mengawal proyek ini agar berjalan lancar dan tepat sasaran.”
Sementara itu, Ridwan, Anggota DPRD Batubara dari Fraksi Gerindra, menegaskan komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan. Menurutnya, keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada sinergi semua pihak.
“Tender proyek sudah dimenangkan oleh CV. Eka Nusa. Kami dari DPRD akan pastikan proyek ini dikerjakan sesuai harapan masyarakat. Tapi kami juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi bersama,” ujar Ridwan, Kamis (3/7).
Jalan Sei Balai – Ujung Kubu telah lama menjadi ‘luka lama’ bagi warga Batubara. Kini, berkat sinergi antara eksekutif dan legislatif, luka itu mulai diobati. Pemerintah Kabupaten Batubara berjanji akan terus mendorong pembangunan infrastruktur dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan terhadap rakyat.
Langkah ini menjadi bukti bahwa ketika pemerintah dan masyarakat berjalan seiring, mimpi sebesar apa pun bisa menjadi kenyataan. (Red)

