BATUBARAPOS.com, YOGYAKARTA | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menggelar ajang bergengsi Final Business Plan Competition 2025, Rabu (19/11/2025). Bertempat di Ruang Munaqosah Besar lantai 3, acara ini menjadi panggung kreativitas dan inovasi bagi mahasiswa dari berbagai kampus di seluruh Indonesia.
Kompetisi ini diikuti oleh Top 5 Finalist Teams yang lolos seleksi dari puluhan proposal bisnis. Para finalis berasal dari kampus-kampus ternama seperti UNY, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, hingga perwakilan dari Bali dan UVN. Masing-masing tim siap mempresentasikan gagasan terbaik mereka di bidang kewirausahaan, teknologi, dan digital marketing.
Dewan Juri Kompeten Hadir Menilai Inovasi Terbaik
Tiga juri profesional dihadirkan untuk memberikan penilaian objektif dan mendalam, yaitu:
• Rizaldi Yusfiarto, M.M.
• Guntur Setyo
• Satria Utama, S.E.I., M.E.I.
Ketiganya memiliki pengalaman panjang di bidang bisnis, manajemen, dan pengembangan usaha, sehingga diharapkan mampu memberikan evaluasi yang konstruktif bagi setiap tim finalis.
Sambutan Apresiatif dari Wakil Dekan III FEBI
Dalam sambutannya, Wakil Dekan III FEBI, Dr. Ibi Satibi, S.H., M.Si, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Febipreneur sebagai penggagas kegiatan ini.
“Business Plan Competition adalah ruang kreatif bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide, inovasi, dan kompetensi kewirausahaan. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FEBI untuk menumbuhkan ekosistem mahasiswa yang adaptif, progresif, dan berorientasi pada penguatan ekonomi umat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa FEBI memiliki tiga profil lulusan—peneliti, praktisi, dan entrepreneur—sehingga kompetisi seperti ini sangat relevan dalam mewujudkan karakter lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap berkontribusi.
Dr. Ibi Satibi juga berharap kegiatan ini mampu mengembangkan mentalitas wirausaha dan kemampuan kolaborasi mahasiswa di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.
“Kami berharap teman-teman mahasiswa mampu menghasilkan gagasan bisnis yang inovatif, mampu membaca peluang, menilai risiko, serta merancang strategi usaha yang berkelanjutan dan berdampak sosial,” tambahnya.
Harapan untuk Lahirnya Entrepreneur Muda FEBI
Lebih jauh, Dr. Ibi Satibi menyampaikan harapan agar komunitas Febipreneur terus menjadi motor penggerak lahirnya entrepreneur muda FEBI yang beretika, kreatif, dan memiliki visi kebermanfaatan.
“Semoga kegiatan ini melahirkan karya-karya bisnis yang kompetitif dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat reputasi FEBI UIN Sunan Kalijaga sebagai fakultas unggul dalam pengembangan ekonomi dan bisnis Islam,” tutupnya.
Dengan semangat kolaborasi dan kreativitas yang tinggi, Final Business Plan Competition 2025 bukan sekadar lomba, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran strategis yang memperkuat kualitas wirausaha muda Indonesia. Mahasiswa dari berbagai daerah pun disambut hangat oleh civitas akademika FEBI UIN Sunan Kalijaga, menandai komitmen fakultas untuk terus mengembangkan ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan progresif. (Red)

