YOGYAKARTA | BATUBARAPOS, Gelombang solidaritas kembali bergerak dari Yogyakarta menuju kampung halaman. Kabiro Batubara Pos Yogyakarta, Putri Dwi Kusuma, bersama mahasiswa asal Sumatera Utara di Jogja, menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Sumatera Utara.

Jum’at (29/11/2025). Tugu jogjakarta menjadi saksi dimana Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Sumatera Utara Yogyakarta hadir menyuarakan aksi kepedulian mereka terhadap masyarakat khususnya sumatera utara yang terkena musibah
Tugu Jogjakarta adalah sebuah tugu atau monumen yang sering dipakai sebagai simbol atau lambang dari Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tugu yang terletak di perempatan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Margo Utomo ini, mempunyai nilai simbolis yang bersifat magis dan termasuk kedalam garis imajiner menghubungkan Pantai Parangtritis dan Panggung Krapyak di Kabupaten Bantul, Keraton Yogyakarta di Kota Yogyakarta dan Gunung Merapi di Kabupaten Sleman.
Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir dan longsor di sejumlah titik, seperti Sibolga, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Utara (Taput), dan Tapanuli Tengah (Tapteng).
Bencana tersebut mengakibatkan banyak pemukiman rusak, warga mengungsi, serta akses jalan terputus.
Putri Dwi Kusuma, yang memimpin langsung jalannya aksi, menyampaikan bahwa gerakan ini lahir dari hati para perantau Sumut yang merasa terpanggil untuk membantu saudara-saudara di kampung halaman.
“Kita memang jauh di rantau, tapi hati kita tetap bersama Sumatera Utara. Melihat kondisi bencana yang begitu parah, kami merasa tidak boleh tinggal diam. Ini bentuk kecil kepedulian kami,” ujar Putri.
Mahasiswa Sumut di Jogja tampak bersemangat menggalang dana di sejumlah titik keramaian. Mereka membawa kotak donasi, poster ajakan solidaritas, dan membagikan informasi tentang kondisi terkini bencana di Sumut.
Warga Yogyakarta pun memberikan respons positif, banyak yang menyumbang meski hanya sekadar uang recehan.
Putri menegaskan bahwa seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan langsung melalui relawan terpercaya di wilayah terdampak, sehingga bantuan bisa tepat sasaran. (Red)

