YOGYAKARTA | BATUBARAPOS, –Kepedulian kembali mengalir dari kota pelajar saat banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi daerah yang terdampak paling parah, disusul provinsi lainnya seperti Riau, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Selatan.

Sebagai bentuk solidaritas, para mahasiswa perantau di Yogyakarta turun ke jalan. Aksi Galang Dana Peduli Sumatera digelar pada Minggu, 30 November 2025, mulai pukul 15.00 hingga 17.30 WIB di kawasan Tugu Yogyakarta.
Aksi ini digerakkan oleh Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Provinsi Bengkulu Yogyakarta (IKPMPB-Y), bersama organisasi kedaerahan mahasiswa se-Sumatera dan elemen mahasiswa lainnya.
Ketua IKPMPB-Y, Fhareza Alvindo, menegaskan bahwa ikatan persaudaraan para perantau jauh lebih besar dari sekadar batas wilayah.
“Bencana ini bukan hanya tanggung jawab satu daerah. Kami di Yogyakarta adalah satu keluarga besar perantau. Apa pun latar belakangnya, saat saudara kita di Sumatera sedang dalam kesulitan, kami wajib hadir membantu,”ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua HIPMALA Yogyakarta, Raffis Valian, menegaskan bahwa gerakan solidaritas tidak berhenti pada satu kegiatan.
“Kami tidak ingin hanya hadir dalam bentuk doa. Melalui galang dana ini, kami berusaha memberikan kontribusi nyata agar bantuan cepat tersalurkan ke titik-titik yang membutuhkan,” katanya.
Sementara itu, M. Yulian Fahlevi, Demisioner Ketua IPR-Y, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh mahasiswa yang turut terlibat.
“Yang membuat kami terharu adalah banyaknya teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia—bukan hanya Sumatera—yang ikut turun langsung membantu. Ini bukti bahwa kemanusiaan lebih besar daripada identitas mana pun,” tuturnya.
Aksi ini juga dibuka secara offline dan online agar lebih banyak donatur dapat berpartisipasi. Donasi akan disalurkan ke posko-posko utama di provinsi terdampak melalui jaringan alumni dan relawan lokal yang telah berkoordinasi.
Dengan semangat kebersamaan dan empati, para mahasiswa berharap gerakan ini mampu meringankan beban saudara-saudara mereka di Sumatera yang tengah menghadapi musibah. (Red)

