BATUBARAPOS.com, BATU BARA | Tekad, kerja keras, dan doa tulus akhirnya mengantarkan Nazwa Sakinah, putri asal Kabupaten Batu Bara, menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2025.

Siswi kelas XI SMA Negeri 1 Tanjung Tiram itu lahir di Batu Bara pada 1 April 2009. Dengan tinggi badan 166 cm dan berat 55 kg, ia berhasil lolos seleksi dari tingkat kabupaten hingga provinsi, meski awalnya tak pernah menyangka bisa melangkah sejauh ini.
Lanjutkan Impian Sang Abang
Motivasi terbesarnya bukan semata untuk dirinya sendiri. Nazwa mengaku, keinginannya menjadi Paskibraka juga lahir dari mimpi sang abang.
“Abang saya dulu pernah ikut paskibra, tapi hanya sampai tingkat kecamatan. Ia tidak sempat merasakan mengenakan seragam kebanggaan Paskibraka. Dari situlah saya bertekad, kalau abang saya tidak bisa, maka saya harus bisa lebih darinya,” ujarnya penuh haru.
Perjalanan Seleksi Penuh Keraguan
Sejak seleksi tingkat kabupaten, Nazwa hanya fokus memberikan yang terbaik. Ia bahkan sempat merasa ragu ketika berangkat ke Medan pada 5–8 Mei 2025 untuk mengikuti seleksi provinsi.
“Dalam hati saya sempat bertanya, apa mungkin saya bisa lulus? Saya hanya anak tukang jahit dari kampung terpencil. Sempat takut mengecewakan kabupaten sendiri. Tapi saya coba tenang, ikhlas, dan berusaha,” ungkapnya.
Keraguan itu akhirnya terbayar. Allah mengizinkannya lolos sebagai salah satu putri terbaik yang mewakili Kabupaten Batu Bara di tingkat provinsi.
Momen Bersejarah 17 Agustus 2025
Pada 5–17 Agustus 2025, Nazwa menjalani pendidikan dan pelatihan (diklat) Paskibraka Provinsi Sumatera Utara. Jauh dari orang tua dan kampung halaman, ia tetap tegar demi tugas mulia. Hingga akhirnya, pada upacara 17 Agustus 2025, Nazwa sukses mengibarkan Sang Saka Merah Putih di tingkat provinsi—momen yang menjadi puncak segala perjuangannya.
“Pengalaman ini sangat berharga. Saya banyak belajar, bukan hanya soal kedisiplinan, tapi juga persaudaraan, mengenal teman dari berbagai daerah, bahkan bahasa-bahasa baru. Saya bersyukur, dan semoga ini bukan akhir dari segalanya,” ucapnya penuh semangat.
Apresiasi dan Inspirasi
Prestasi Nazwa Sakinah menambah daftar panjang putra-putri berprestasi asal Batu Bara. Tahun sebelumnya, ia juga tercatat sebagai finalis Puteri Batu Bara 2024.
Yayasan Putera Puteri Batu Bara memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan ini. Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, guru, serta pembimbing yang telah mendukung perjuangan Nazwa hingga mampu mengharumkan nama daerah.
“Semoga kisah Nazwa menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berjuang, berprestasi, dan membawa nama baik Kabupaten Batu Bara ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar perwakilan yayasan.
Dari kampung sederhana di Batu Bara, Nazwa membuktikan bahwa mimpi, doa, dan kerja keras mampu mengantarkan siapa pun menuju panggung kehormatan.
Penulis: Putri Dwi Kusuma

