YOGYAKARTA | BATUBARAPOS, Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Sumatera Utara Yogyakarta menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Utara. Aksi kemanusiaan (27/11/2025) ini dilaksanakan di perempatan lampu merah Universitas Gadjah Mada (UGM) dan mendapat respons positif dari pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

Kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi daerah (orda) kabupaten/kota yang tergabung dalam IKPM SUMUT Yogyakarta. Adapun orda yang berpartisipasi antara lain: IMAPALUTA YK (Ikatan Mahasiswa Padang Lawas Utara), IKAMBARA YK (Ikatan Mahasiswa Batu Bara), IMSY (Ikatan Mahasiswa Simalungun Yogyakarta),
HIMALABUSEL YK (Himpunan Mahasiswa Labuhan Batu Selatan), HIMTI (Himpunan Mahasiswa Tebing Tinggi), IKPM PALAS YK (Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Padang Lawas),IKPM MADINA YK (Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Mandailing Natal),
SINGALUR LAU YK (Mahasiswa Karo), serta Mahasiswa Asrama Bukit Barisan SUMUT Yogyakarta.

Ketua Umum IKPM SUMUT Yogyakarta menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk komitmen mahasiswa perantauan untuk tetap peduli terhadap kondisi kampung halaman.
“Aksi ini adalah wujud kepedulian kami terhadap saudara-saudara di Sumatera Utara yang sedang tertimpa musibah. Walaupun kami berada di perantauan, kami merasa terpanggil untuk ikut meringankan beban mereka akibat banjir dan tanah longsor,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Asrama Bukit Barisan SUMUT Yogyakarta yang hadir mewakili Pemprov Sumut, memberikan dukungan penuh atas kegiatan tersebut.
“Aksi yang dilakukan IKPM SUMUT YK sangat berdampak bagi korban bencana. Kita harus bergotong royong membantu saudara-saudara di Sumut karena bencana belum kunjung selesai. Bantuan harus segera disalurkan kepada para korban,” tegasnya.
Dana yang terkumpul melalui aksi ini nantinya akan disalurkan kepada korban terdampak melalui jalur distribusi yang aman dan terpercaya. IKPM SUMUT Yogyakarta berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang tengah mengalami kesulitan sekaligus memperkuat solidaritas mahasiswa Sumatera Utara di tanah perantauan.
Penulis : Putri Dwi Kusuma

