COVID-19 Comeback? Kemenkes Akhirnya Ingat Kita Pernah Pandemi!

Date:

BATUBARAPOS.com, JAKARTA | Setelah sekian lama terasa sepi tanpa drama pandemi, akhirnya Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) muncul kembali dengan surat edaran yang mengingatkan kita bahwa COVID-19… ternyata masih ada! Melalui Surat Edaran Nomor SR.03.01/C/1422/2025, Kemenkes menghimbau kewaspadaan menyusul lonjakan kasus di negara-negara tetangga seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Hong Kong.

Ya, negara tetangga sudah kelabakan, dan seperti biasa—baru setelah itu kita diingatkan. Padahal data WHO yang dikutip Minggu (1/6) jelas-jelas menunjukkan bahwa positivity rate global sudah menyentuh 11%, angka yang terakhir kita lihat waktu dunia masih sibuk ngumpulin stok masker dan hand sanitizer di tahun 2024.

Thailand dan Maladewa bahkan sudah “naik kelas” dengan lonjakan tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Tapi tenang, menurut Kemenkes, Indonesia masih aman, kok. Minggu ke-20 tahun ini cuma ada 3 kasus. Iya, tiga. Sangat meyakinkan… asalkan semua orang jujur lapor dan tes.

Saat negara lain sibuk menghadapi varian baru macam XEC, JN.1, dan NB.1.8—Indonesia dengan santainya tetap berkawan dengan MB.1.1, varian lokal yang entah dari mana asalnya, tapi tetap setia menemani.

Sebagai bentuk antisipasi (yang seharusnya sudah dimulai sejak kemarin), Kemenkes menyuruh semua rumah sakit dan dinas kesehatan daerah untuk siap-siap lagi buka ruang isolasi, perkuat surveilans, dan tentu saja, cepat-cepat lapor ke SKDR. Yah, daripada kaget pas pasien numpuk kayak dulu, kan?

Kemenkes juga berpesan agar masyarakat kembali hidup sehat, pakai masker saat sakit, dan jangan lupa cuci tangan. Ah, nostalgia masa pandemi benar-benar datang kembali… minus TikTok dalgona coffee.

WHO sendiri tampaknya masih gemas dengan negara-negara berpenghasilan menengah (baca: kita), karena vaksinasi booster untuk kelompok berisiko tinggi masih jalan di tempat. Padahal WHO sudah capek bilang: pakai vaksin berbasis JN.1, KP.2, atau LP.8.1 kalau ada!

Tapi ya sudahlah. Mungkin kita lebih suka menunggu gelombang datang dulu, baru bergerak. Biar seru. Biar dramatis. Biar bisa trending lagi di Twitter (atau X, katanya sekarang).

Selamat datang kembali, COVID-19. Kami nyaris merindukanmu. (Red)

Sumber : Kontan.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

BEM se-Sulbar Gelar Rakorda dan Dialog Publik, Bahas Kebijakan Daerah

MAJENE | BATUBARAPOS,- Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sulawesi...

Dorong Penguatan UMKM Daerah, Bupati Batu Bara Pimpin Rapat Kerja Dekranasda

BATU BARA | BATUBARAPOS, -  Sebagai upaya memperkuat peran...

Pasar Murah Berlanjut di Kuala Indah, PT Multimas Nabati Asahan Salurkan 900 Paket Sembako untuk masyarakat

BATU BARA | BATUBARAPOS,- Kegiatan pasar murah yang digelar...

PT Multimas Nabati Asahan gelar acara buka puasa bersama, 240 Orang Terima Santunan di 3 desa sekitar

BATU BARA | BATUBARAPOS,- PT Multimas Nabati Asahan (MNA)...