BATUBARAPOS.com, BATUBARA- Di tengah berbagai sorotan publik dan riuhnya kabar miring yang selama ini menyelimuti kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Batu Bara, kabar mengejutkan akhirnya datang juga: Kepala Dinas PUTR, Kurnia Lismawatie, resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Langkah ini sontak mengundang tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, Kurnia selama ini kerap menjadi sorotan, mulai dari proyek-proyek mangkrak hingga dugaan tarik-menarik kepentingan di internal dinas. Sejumlah isu bahkan sempat mengemuka, mulai dari tidak transparannya pengelolaan anggaran hingga ketegangan politik di balik layar.
Dalam konfirmasi melalui sambungan telepon dengan wartawan pada Kamis (17/04/2025), Kurnia membenarkan pengunduran dirinya.
“Iya benar, saya sudah mengundurkan diri. Sekarang saya sudah non job,” ujarnya singkat, tanpa menjelaskan lebih lanjut soal alasan di balik keputusannya yang mendadak ini.
Kepala BKPSDM Batu Bara, Aldi Ramadhan, juga tak menampik kabar tersebut. Menurutnya, surat pengunduran diri disampaikan Kurnia kepada Bupati Baharuddin Siagian pada 15 Maret 2025, dengan alasan kesehatan. “Pengunduran dirinya bersifat pribadi dan diajukan karena pertimbangan kesehatan,” kata Aldi.
Namun publik tentu saja bertanya-tanya, benarkah alasan kesehatan satu-satunya penyebab? Atau ada “tekanan” lain yang membuat sang kadis memilih undur diri sebelum badai semakin membesar?
Sebagai pengganti sementara, Bupati Batu Bara menunjuk Rubi Siboro sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kadis PUTR. Penunjukan ini cukup menarik karena Rubi saat ini juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Batu Bara. “Iya benar, saya diminta untuk mengisi posisi Plh Kadis PUTR,” kata Rubi saat dikonfirmasi.
Dengan posisi rangkap jabatan yang kini diemban Rubi Siboro, publik menanti: akankah Dinas PUTR bisa bangkit dari keterpurukan dan kembali fokus pada pembangunan infrastruktur yang selama ini jadi harapan masyarakat?
Yang jelas, pengunduran diri Kurnia Lismawatie menambah daftar panjang pejabat Batu Bara yang lengser di tengah polemik. Pertanyaannya: siapa berikutnya
Sumber berita : Medanmerdeka.com

