BATUBARAPOS.com, BATU BARA| Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Batu Bara, Muhammad Rinanda, memberikan apresiasi terhadap rilis Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 yang menunjukkan perekonomian masyarakat Batu Bara banyak ditopang oleh sektor industri. Meski demikian, Rinanda menegaskan bahwa Kabupaten Batu Bara memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan yang belum tergarap maksimal.
Potensi Melimpah, Garis Pantai 62 KM
Dengan panjang garis pantai mencapai 62 kilometer yang tersebar di 5 kecamatan dan 21 desa, Batu Bara diyakini dapat menjadi pusat produksi ikan di Sumatera Utara. Rinanda optimistis bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Batu Bara, H. Baharudin Siagian, potensi ini dapat dikembangkan secara serius.
“Saya sangat yakin, di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Batu Bara, Bapak Baharudin Siagian, beliau mampu mengembangkan hasil laut Kabupaten Batu Bara untuk menjadi sentra produksi ikan di Sumatera Utara,” ujarnya.
Komitmen HNSI untuk Kolaborasi
Lebih lanjut, Rinanda menegaskan bahwa HNSI siap bersinergi dengan pemerintah dalam membangun sektor kelautan dan perikanan agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat nelayan.
“Kami dari HNSI Kabupaten Batu Bara siap bersama berjibaku dan berjuang bersama agar masyarakat Kabupaten Batu Bara lebih bahagia,” tambahnya.
Harapan untuk Masa Depan
Rinanda berharap dengan potensi yang besar dan kepemimpinan yang visioner, Kabupaten Batu Bara akan menjadi saksi kebangkitan sektor kelautan dan perikanan di masa mendatang. (Red)

