BATU BARA | BATUBARAPOS.com,- Pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Batu Bara memasuki babak baru. Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kabupaten Batu Bara melakukan audiensi dengan Bupati Batu Bara untuk membangun sinergi dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus mendorong lahirnya berbagai program strategis yang berdampak bagi masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Batu Bara itu menjadi langkah awal mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku ekonomi kreatif. Dalam kesempatan tersebut, GEKRAFS memperkenalkan organisasi sekaligus memaparkan berbagai gagasan pengembangan sektor ekonomi kreatif yang dinilai memiliki potensi besar menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.
Ketua GEKRAFS Batu Bara, Nazli Aulia, mengatakan bahwa GEKRAFS hadir sebagai wadah kolaborasi bagi pelaku ekonomi kreatif sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Menurutnya, Batu Bara memiliki beragam potensi kreatif yang tersebar di berbagai subsektor, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, seni pertunjukan, hingga konten digital. Potensi tersebut perlu didukung melalui kolaborasi yang kuat agar mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing daerah, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
“Ekonomi kreatif bukan hanya tentang kreativitas, tetapi juga tentang bagaimana kreativitas mampu menjadi kekuatan ekonomi yang menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama,” ujar Nazli.
Dalam audiensi tersebut, sejumlah agenda strategis turut dibahas, mulai dari penguatan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, program pendampingan, hingga penyusunan kerja sama lintas sektor dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif di Kabupaten Batu Bara.
Salah satu gagasan yang mendapat perhatian adalah rencana pembentukan Batu Bara Creative Hub, sebuah pusat kolaborasi yang dirancang sebagai ruang bertemunya ide, inovasi, pengembangan talenta, inkubasi bisnis, hingga promosi karya kreatif lokal. Creative Hub ini diharapkan menjadi rumah bersama bagi pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang sekaligus memperkuat identitas kreatif Kabupaten Batu Bara.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Batu Bara menyampaikan apresiasi atas inisiatif GEKRAFS dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor prioritas pembangunan daerah.
Bupati juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pertemuan dengan Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia guna membahas strategi percepatan pengembangan ekonomi kreatif di daerah. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Batu Bara juga tengah menyiapkan payung hukum sebagai landasan kebijakan untuk mendukung pertumbuhan sektor ekonomi kreatif secara berkelanjutan.
Audiensi ini turut dihadiri jajaran pengurus GEKRAFS Batu Bara, yakni Ketua Nazli Aulia, Sekretaris Hary Gunawan, Bendahara Fikri Andika Siregar, beserta pengurus yang mewakili 17 subsektor ekonomi kreatif. Hadir pula Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batu Bara, Kepala Bidang Pariwisata Disporabudpar, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM, serta Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Batu Bara.
Melalui pertemuan ini, GEKRAFS Batu Bara optimistis sinergi antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan akan menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Batu Bara. (Red)

