BATUBARAPOS.com, BATU BARA | Komitmen dan kekompakan para pengurus Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) di Kecamatan Talawi dan Kecamatan Datuk Tanah Datar mendapat apresiasi langsung dari Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si.
Hal ini disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan Penyerahan Dana Sosial Masyarakat dari surplus tahunan Bumdesma Cipta Karya Srikandi Tahun Anggaran 2024, yang disalurkan dalam bentuk bantuan seragam sekolah dan insentif kepada kelompok simpan pinjam perempuan. Acara berlangsung di Aula Kantor Camat Talawi, Senin (30/6/2025).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Asisten I Setdakab Batu Bara, Kadis PMD, Camat Talawi, Camat Datuk Tanah Datar, serta para kepala desa dari dua kecamatan tersebut.
Aset Capai 3,6 Miliar, Bupati: Ini Teladan Bumdes Se-Kabupaten!
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota Bumdesma yang telah membuktikan kerja kolektif yang positif.
“Aset Bumdesma ini sudah mencapai hampir Rp3,6 miliar dan terus bertumbuh. Ini bukti bahwa kalau dikelola dengan semangat kekeluargaan dan keseriusan, Bumdes bisa jadi motor ekonomi desa,” ujarnya.
Ia mendorong agar sistem simpan pinjam tetap dijalankan dengan bunga ringan dan prinsip gotong royong, agar tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tapi juga mempererat hubungan sosial masyarakat desa.
Baru 12 Desa Berkontribusi, Bupati Minta Kades Lain Ikut Menyertakan Modal
Berdasarkan data dari Dinas PMD, saat ini baru sekitar 12 desa yang aktif menyertakan modal ke Bumdesma. Menanggapi hal itu, Bupati menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh kepala desa se-Kabupaten Batu Bara.
“Saya ingin seluruh kades terlibat. Bumdesma seperti ini harus didukung karena keuntungannya jelas, hasilnya langsung dirasakan masyarakat, terutama fakir miskin, anak yatim piatu, dan kelompok rentan lainnya,” tambah Bupati.
Distribusi Manfaat yang Nyata
Bumdesma Cipta Karya Srikandi saat ini tercatat memiliki lebih dari 143 kelompok anggota aktif. Surplus usaha atau SHU disalurkan secara langsung dalam bentuk bantuan sosial, mulai dari seragam sekolah untuk anak-anak, hingga alat bantu usaha untuk ibu-ibu pedagang.
Kegiatan ini ditutup dengan momen penyerahan bantuan secara simbolis, yang disambut haru dan antusias oleh masyarakat penerima manfaat. (Red)

