Alarm Bahaya Lingkungan! Dusun sono Desa Lalang Kembali Dihantui Ikan Mabok

Date:

BATUBARAPOS.com, BATU BARA | Fenomena ikan mabok kembali melanda Dusun Sono, Desa Lalalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara. Ikan-ikan tampak timbul ke permukaan sungai dalam kondisi lemah dan sempoyongan. Peristiwa ini bukan yang pertama, melainkan sudah tiga kali terjadi, sehingga memicu keresahan warga setempat.

Ket Photo : Ikan Telah Mati (Minggu 31 Agu 2025 )

Warga Berbondong-Bondong ke Sungai

Sabtu sore sekitar pukul 14.30 WIB, air sungai mendadak berubah keruh hingga kehitaman. Tak lama berselang, ratusan ikan mabok bermunculan ke permukaan. Warga pun ramai-ramai turun ke sungai, sebagian hanya ingin melihat fenomena itu, sebagian lagi memanfaatkan situasi dengan menangkap ikan.

Kekhawatiran Serius dari Warga

Kondisi ini membuat warga Dusun Sono semakin cemas. Mereka khawatir sungai akan kehilangan kemampuan alaminya untuk memproduksi ikan jika pencemaran tidak segera ditangani.

“Kalau dibiarkan terus, bisa-bisa anak cucu kita nanti sudah tak bisa lagi menikmati ikan dari sungai ini. Sangat prihatin kalau ini terus terjadi,” ungkap Silan alias Ilan, salah seorang warga Pantai Dusun Sono.

Ikan Tembakul Pun Ikut Mabok

Yang lebih mengejutkan, ikan jenis Tembakul—yang biasanya tahan terhadap kondisi air buruk—juga ikut mabok dan mengapung ke permukaan. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa kualitas air sungai sudah sangat tercemar dan berbahaya.

Warga Minta Perkim-LH Batu Bara Turun Tangan

Melihat fenomena berulang ini, warga mendesak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkim-LH) Kabupaten Batu Bara untuk segera turun tangan. Mereka berharap Perkim-LH bersama instansi terkait melakukan penelitian mendalam, mengungkap sumber pencemaran, dan mengambil langkah nyata untuk memulihkan kualitas sungai.

“Kami harap Perkim Batu Bara jangan hanya menunggu laporan, tapi segera turun ke lapangan, periksa air sungai, dan cari siapa yang bertanggung jawab. Kalau tidak, sungai ini bisa benar-benar mati,” tegas salah satu warga lainnya.

Fenomena ikan mabok yang terus berulang ini menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah. Tanpa penanganan serius dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Batu Bara, bukan tidak mungkin sungai yang selama ini menjadi sumber kehidupan warga Dusun Sono akan benar-benar kehilangan fungsinya. (Soleh Reni)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

MAN Batubara Tembus Kancah Internasional, Jalin Kerja Sama Strategis dengan IIUM Malaysia

BATU BARA | BATUBARAPOS.com, Langkah besar kembali ditorehkan MAN...

Syawalan Nasional HMI MPO Yogyakarta Dorong Penguatan Gagasan dan Pembangunan Graha Ulul Albab

YOGYAKARTA |BATUBARAPOS.com, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Yogyakarta...

INALUM TANCAP GAS! Smelter Mempawah Dongkrak Produksi Aluminium RI Hingga 900 Ribu Ton

BATU BARA | BATUBARAPOS.com – PT Indonesia Asahan Aluminium...

Laba Inalum Naik 15% di 2025, Siap Genjot Hilirisasi dan Ekspansi Besar di 2026

BATU BARA | BATUBARAPOS.com, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum)...