SUMUT | BATUBARAPOS, – Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Sumatera Utara Yogyakarta (IKPM Sumut Yogyakarta) masa khidmah 2025–2026 menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara pada Jumat (23/01/2026).

Ketua IKPM Sumut Yogyakarta masa khidmah 2025–2026, Aulia Hamdi Dwi Syahroni, atas nama organisasi menyampaikan bahwa bantuan difokuskan ke dua wilayah terdampak parah, yakni Desa Pulo Lobang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, serta Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada masyarakat terdampak melalui Dewi Fortuna, demisioner Bendahara IKPM Sumut Yogyakarta periode 2022–2024, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kota Padangsidimpuan Fraksi Partai Golkar. Turut serta dalam penyaluran bantuan tersebut Agus Nardi Nasution (Malaka), Ketua Bidang Kastrad IKPM Sumut Yogyakarta periode 2022–2024.
Aulia Hamdi menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak di Yogyakarta, mulai dari organisasi kemahasiswaan, NGO, hingga lembaga pemerintahan.
“Masyarakat Yogyakarta, lembaga, dan organisasi turut memberikan dukungan untuk membantu korban banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara. Oleh karena itu, kami merealisasikannya langsung di lapangan,” ungkap Aulia.
Sementara itu, Dewi Fortuna yang berada langsung di lokasi menyampaikan bahwa keterlibatan demisioner IKPM Sumut Yogyakarta merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap kampung halaman.
“Bantuan ini kami fokuskan ke dua kabupaten yang mengalami dampak paling parah, yaitu Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Tapanuli Tengah,” jelas Dewi.
Di tempat yang sama, Agus Nardi Nasution menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok primer dan sekunder yang bersifat mendesak, serta perlengkapan alat tulis bagi anak-anak sekolah guna mendukung keberlanjutan pendidikan mereka.
Di lokasi terpisah, Deniansyah Damanik, pengurus IKPM Sumut Yogyakarta periode 2022–2024, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sirkulasi positif peran mahasiswa asal Sumatera Utara yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta.
Ia menambahkan bahwa IKPM Sumut Yogyakarta dapat menjadi role model organisasi mahasiswa daerah yang aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial dan kemanusiaan.
“Semoga hal ini dapat dicontoh oleh organisasi mahasiswa asal Sumatera Utara di mana pun berada,” tutup Deni.
Penulis : Putri Dwi Kusuma

